Kamis, 28 November 2013

Tetap Menomorsatukan Cinta pada Allah & Rasulullah, Walaupun Mencintai Orang Lain, Idola Sekalipun


Assalamu’alaikum : )
hemm, ini tugas utama terakhir yang harus saya post kan.. #akhirnya.., sebenarnya gak tau harus nge-post apa untuk topik yang terakhir ini. Udah gak punya ide, gak berpengalaman, gak tau apa yang harus di post kan, dannnnn topik ini sangat mangkelno.. kalian tau topiknya apa? Cinta. Ya, cinta. Ini kenapa harus dipost kan jugak gitu. Guah sangat gak berpengalaman disini, harusnya guru mengertilah, gak semua muridnya berpengalaman di topik ini, takdir hidup mungkin, kekeke :D tapi kalo dipikir-pikir, cinta gak harus ke makhluk tuhan (manusia) biasa aja kan.. cinta bisa jugak ke agama, orang tua, keluarga, teman, negara, idola, dan lain lain. Maka dari itu,  akhirnya dan akhirnya saya menemukan apa yang akan saya bahas, yaitu.. tetap menomorsatukan cintamu pada Allah & Rasulullah, walaupun kau mencintai orang lain, idolamu sekalipun.... *mumbul* kalian tau, senang sekali menemukan isi dari topik ini, tuhann.. tak kira, aku bakal alpha di topik yang satu ini, ternyata masih ada jalan,, :”)  baiklah, hentikan bacotan ini !!
hemm, oke, apa kalian mempunyai idola (read: selebriti)? Apa kalian mencintainya? Apa cinta itu benar-benar dalam, sampai setiap kalian melihat sosoknya atau hanya sekedar mendengar suaranya kalian akan senang? Kalau iya, apa mereka nomor satu untuk kalian, para fans?
Cinta pada idola adalah hal yang sangat wajar, sama seperti kewajaran kalian mengidolakannya --> yaa mungkin karena mereka kece, berbakat, lucu, dan sebagainya <--. Setiap melihat sosoknya, entah live, atau video, atau hanya sekedar foto, pasti mata kalian akan terkunci pada idola itu. Di tambah lagi suaranya, yang memang over all kalian menyukai sosok idaman kalian itu. Lalu kalian mencintainya,,, hal ini WAJAR.
Tapi kalau saat kalian mendengar nama Allah (exm: adzan) kalian cuek, sedangkan saat mendengar nama idola, misal, HANYA MISAL: D.O, kalian antusias, ini BUKAN LAGI WAJAR. Ini sangat jauh dari kewajaran. Seberapa besar cintanya kalian pada idola sampai kalian menomorduakan cinta kalian pada Allah & Rasulullah? Apa memang sangat besar? Astaghfirullah.. ingatlah seberapa berpengaruhnya Allah & seberapa berpengaruhnya idola pada kehidupan kalian! Ingatlah siapa yang telah memberi kita kesempatan sampai kita bisa bernafas dibumi, lalu hidup sampai sekarang, dan menikmati keindahan dunia ini. Belum lagi, siapa yang membuat dunia ini ada dan menjadikannya indah. Allah-lah yang melakukannya. Tapi kenapa kalian lebih senang mendengar nama idola kalian daripada nama Allah? Apa yang idola kalian lakukan sampai kalian menomorduakan tuhan kalian sendiri? Apa yang dilakukan idola kalian juga masih dalam pertolongan Allah. Allah lah yang harusnya menjadi nomor satu, bahkan kalau bisa sebelum nomor satu, nomor yang paling awal.. #emangada? ngibul.com
Apa yang dimiliki-dilakukan idola kalian belum seberapa dengan apa yang dimiliki-dilakukan Rasulullah SAW. Bayangkan bakat apa yang tidak dimiliki Rasulullah saat itu? Rasulullah adalah makhluk Allah yang paling sempurna. Tapi idola kalian? Mungkin mereka juga punya banyak kelebihan. Tapi kalau kelebihan-kelebihan itu dibandingkan dengan Rasulullah tidak ada apa-apanya. Apa yang dilakukan Rasulullah sangat membawa perubahan bagi kaumnya saat ini. Tapi, apa itu juga dilakukan idola kalian? Lantas, mengapa kalian lebih senang dan lebih mengharapkan bertemu idola kalian daripada bertemu dengan makam Rasulullah saw?
Saya disini, tidak melarang kalian untuk memiliki idola dengan kecintaan yang besar. La memang, apa hak saya, kawan... : ) saya hanya mengingatkan, se-hebat apapun idola kalian, tidak ada apa-apanya dibandingkan Allah & Rasulullah. Dan jangan sampai cinta kalian pada Allah & Rasulullah menjadi nomor dua, hanya karena kehadiran idola itu.
Jujur, aku berkata kayak gini, karna aku juga mengalaminya.. aku juga seorang fans, cintaku juga banyak terbagi untuk mereka *iye kee?*, tapi aku tetap berusaha suapaya cinta nomor satuku hanya untuk Allah & Rasulullah.. Allahlah yang selalu ada saat semua orang tidak ada.. kunci dari segalanya hanya ridho Allah. Dan ridho Allah bergantung pada ridho orang tua. Jadi hormati dan cintailah pula orang tua maka secara tidak langsung kita ingin Allah selalu mencintai kita..
Huhhh.. capek -__- yaa, mungkin itu yang dapat saya sampaikan.. maav kalau banyak kesalahan atau aku terlihat menggurui, tapi jujur enggak.. ; ) aku ngepost ini, juga buat ngingetin aku sendiri, karna aku juga mempunyai banyak idola kayak gitu. Tapi aku tetep berusaha, untuk tetep njaga Allah & Rasulullah supaya tetap berada di urutan awal #mungkin-sebelum-nomor-satu, xixi#
               
thank's for reading.. don't forget to comment and follow..
terimakasih^^

1 komentar:

Anonim mengatakan...

How To Write an Email : ToTo Site Pulsa & How to Write
ToTo Site Pulsa & 더킹카지노 How To Write a Reply To Someone's Question. 토토카지노사이트 You can do it in our Pulsa. If you've ever walked into a casino, you would know that the